Jumat, 04 Februari 2011

apa ya ?

"kamu benar mau pulang, dil?" bian hanya sanggup memandangi dilla.
"ya. aku rindu suasana indonesia. aku kangen sama masakan mamaku." dilla merapikan semua pakaian dan barang-barang yang mau dia bawa kembali ke indonesia.
"aku ingin ikut. tapi aku harus menylesaikan tugas liburanku dulu." bian mendekati dila dan duduk diatas tempat tidur kamar kos dilla. "maaf ya."
"tenang, bian. aku akan baik-baik saja."
bian mengambil pas foto di atas lemari kamar dilla. disana, dia mendapati foto tiga orang anak kecil. Dilla, Athan, dan dirinya. dia tersenyum membayangkan indahnya masa lalu yang dia lewati. saat mereka bertiga selalu main bersama. saat merka tertawa bersama. dan tentunya tanpa sedikitpun tangisan.
"kamu bisa menyusul ke indonesia setelah tugasmu selesai." dilla duduk tepat disamping bian.
"tentu saja itu. aku akan menyusul nanti."
dilla mengambil alih foto itu. dilla memandanginya. masa lalunya menggeluat di atas kepalanya. saat dilla pertama kali bertemu dengan Athan dan Bian. saat dia merasa bahagia bersama merka. saat dilla menemukan sebagian dirinya. saat dia bisa meraih mimpi bersama kedua sahabatnya itu.
"aku kangen main bertiga." dilla semakin tajam menatap foto itu.
"aku juga"

sahabat itu,
dimana saat menangis akan selalu bersama
disaat tertawa akan tetap bersama
sahabat itu,
dia yang akan selalu mengerti
dia yang akan selalu memahami
dia yang akan selalu mendorong
dia yang akan selalu tersenyum
sahabat itu
tau tanpa bertanya
menjawab tanpa di tanya
sahabat itu
lebih dari kekasih :)



:: apa ini? semoga bisa berlanjut dengan smpurna. amin amin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar